Screemo – Headset XR canggih kini menjadi salah satu fokus utama Samsung dalam inovasi teknologi terkini. Pada ajang Galaxy Unpacked 2025, Samsung memperkenalkan perangkat mutakhir hasil kolaborasi bersama Google dan Qualcomm. Dinamakan Project Moohan, perangkat ini dirancang untuk menjembatani dunia fisik dan digital, menawarkan pengalaman realitas yang diperluas (Extended Reality).
Dalam acara tersebut, Samsung memamerkan perangkat prototipe Project Moohan yang merupakan headset XR hasil kerja sama dengan Google dan Qualcomm. Teknologi XR ini memungkinkan pengguna menjelajahi dunia digital menggunakan gerakan, suara, atau pandangan. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, perangkat ini menjanjikan pengalaman interaktif yang belum pernah ada sebelumnya.
Mengutip situs resmi Samsung, XR adalah teknologi yang menggabungkan elemen digital untuk menciptakan atau mengubah realitas dengan menggabungkan dunia fisik dan digital. Samsung menambahkan, “XR menawarkan kemungkinan tak terbatas, menciptakan kanvas spasial dinamis yang memungkinkan penglihatan, suara, dan gerakan pengguna bergabung untuk berinteraksi dengan dunia luar.”
“Baca juga: Samsung Galaxy A36: Fitur Fast Charging 45W yang Menarik”
Meski Samsung belum memberikan banyak detail, headset XR ini dikabarkan akan didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon XR2. Sistem operasinya menggunakan Android XR dari Google, yang memungkinkan integrasi berbagai layanan, termasuk Google Maps dan YouTube, dalam dunia virtual. Selain itu, perangkat ini juga menawarkan fitur untuk merencanakan perjalanan dengan bantuan teknologi Gemini.
Project Moohan tidak hanya dirancang untuk hiburan, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas produktif. Pengguna dapat memanfaatkan ruang virtual untuk berkolaborasi, belajar, dan menjelajahi dunia dengan cara yang lebih imersif. Dalam tahap awal, Samsung akan memperkenalkan perangkat ini kepada para pengembang sebelum dirilis untuk konsumen umum.
Selain Project Moohan, Samsung memberikan kejutan lain di penghujung acara Galaxy Unpacked 2025. Perusahaan asal Korea Selatan ini memperkenalkan Galaxy S25 Edge, smartphone dengan desain super tipis yang menjadi bagian dari jajaran Galaxy S25 Series.
Galaxy S25 Edge dikabarkan memiliki ketebalan hanya 6,4mm, menjadikannya salah satu smartphone tertipis di lini Galaxy. Desainnya mirip dengan varian Galaxy S25 lainnya, dengan tiga kamera belakang yang mencakup kamera utama 200MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 50MP. Perangkat ini diharapkan rilis pada Mei 2025.
“Simak juga: iPhone 17 Series dan SE 4: Teknologi Baru, Harga Baru?”
Galaxy Unpacked 2025 juga menjadi momen peluncuran resmi Galaxy S25 Series, yang terdiri dari Galaxy S25 Ultra, Galaxy S25 Plus, dan Galaxy S25. Ketiga perangkat ini menampilkan sistem operasi berbasis AI yang memberikan pengalaman pengguna lebih personal dan interaktif.
President and Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics, TM Roh, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern. “Galaxy AI memungkinkan penggunaan perangkat menjadi lebih mudah dengan privasi yang tetap terjaga,” ujarnya.
Ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Mobile Platform for Galaxy, Galaxy S25 Series menawarkan performa tinggi untuk mendukung fitur AI dan kamera canggih yang dilengkapi ProVisual Engine generasi terbaru.
Dengan langkah besar melalui Project Moohan, Samsung menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi yang mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital. Headset XR canggih ini membuka peluang untuk pengalaman baru dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari hiburan, pendidikan, hingga produktivitas.
Teknologi XR diprediksi akan menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari di masa depan. Perangkat seperti Project Moohan berpotensi mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan mengeksplorasi dunia. Meskipun belum ada tanggal rilis resmi untuk publik, kehadiran perangkat ini di Galaxy Unpacked 2025 telah mencuri perhatian banyak pihak.
Selain itu, dengan dukungan dari Google dan Qualcomm, Samsung memiliki keunggulan dalam menghadirkan ekosistem teknologi yang saling terhubung. Kolaborasi ini memungkinkan perangkat seperti Project Moohan untuk memanfaatkan teknologi terbaik dari masing-masing perusahaan, memberikan pengalaman XR yang optimal kepada pengguna.
Samsung telah mengungkap bahwa tahap awal pengembangan Project Moohan akan melibatkan komunitas pengembang. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat inovasi dengan memanfaatkan masukan dan ide dari para ahli di berbagai bidang. Pendekatan ini juga menunjukkan betapa seriusnya Samsung dalam menciptakan ekosistem XR yang inklusif dan berkembang pesat.
Dengan segala inovasi dan teknologi yang ditawarkan, Samsung terus menunjukkan posisinya sebagai pemimpin dalam industri teknologi. Acara Galaxy Unpacked 2025 tidak hanya menjadi ajang peluncuran produk headset XR canggih, tetapi juga memperlihatkan visi besar perusahaan untuk masa depan teknologi global.